B. Contoh Hewan Nemathelminthes
|
1. |
Ascaris lumbricoides (cacing gelang) |
|
2.
|
Necator americanus dan Ancylostoma duodenale (cacing tambang) |
|
3. |
Enterobius atau Oxyuris vermicularis (cacing kremi) |
|
4. |
Filaria atau Wucheria bancrofti (penyebab kaki gajah) |
Selanjutnya marilah kita masuk pada pembahasan contoh-contoh Nemathelminthes.
1. Ascaris lumbricoides (cacing gelang/cacing perut)
|
• Cacing dewasa hidup dalam usus halus manusia.
• Telur yang mengandung embrio keluar bersama feses. |
Telur dapat termakan oleh manusia melalui makanan yang terkontaminasi dan menetas di usus. Kemudian larva menembus dinding usus, masuk dalam peredaran darah menuju paru-paru. Dari paru-paru, larva keluar dan sampai ke faring. Bila tertelan akan masuk ke usus halus dan berkembang biak sampai dewasa di sana. Infeksi cacing ini dengan cara pasif. Cacing ini akan menghisap makanan di usus manusia.
Perhatikan bagian daur hidup Ascaris lumbricoides!
Setelah Anda mempelajari siklus hidup cacing Ascaris ini, cobalah diskusikan dengan kelompok belajar Anda, mengapa anak-anak lebih banyak terserang dan tertular oleh cacing itu. Kaitkanlah dengan kesehatan dan kebersihan lingkungan serta sifat-sifat dari telur Ascaris itu sendiri.
2.
|
Necator americanus dan Ancylostoma duodenale (cacing tambang) |
Cacing tambang ada dua macam yaitu:
|
•
|
Ancylostoma duodenale (terdapat di daerah tropika Asia dan Afrika) |
|
• |
Necator americanus (terdapat di daerah tropika Amerika) |
Ciri dan sifat cacing tambang:
Cacing ini parasit dalam usus manusia. Tubuh berukuran + 1 – 1,5 cm dengan mulut yang mempunyai kait berupa gigi dari kitin yang dapat melekat dan melukai dinding usus inangnya. Cacing ini menghisap darah inang, sehingga inang akan mengalami anemia (kekurangan darah). Penyakit karena cacing tambang ini dikenal dengan Ankylostomiasis.
Daur hidup cacing tambang:
Telur keluar bersama feses dari dalam usus manusia. Di tempat lembab dan becek, telur menetas menjadi larva yang disebut rhabditiform. Kemudian larva ini berubah menjadi filariform yang dapat menembus kulit kaki dan masuk ke dalam tubuh manusia mengikuti aliran darah, menuju jantung, paru-paru, faring, tenggorok, kemudian tertelan dan masuk ke dalam usus. Peristiwa ini disebut infeksi aktif. Di dalam usus, larva menjadi cacing dewasa yang siap menghisap darah kembali.
Selain dengan cara infeksi aktif, dapat pula terjadi infeksi pasif yaitu bila kista (larva berdinding tebal) tertelan bersama makanan. Perhatikan bagan daur hidup cacing tambang berikut ini!
Daur hidup cacing tambang
Setelah Anda mempelajari daur hidup cacing ini, cobalah diskusikan dengan kelompok belajarmu. Mengapa cacing ini dikenal dengan cacing tambang? Mengapa pula cacing menyebabkan anemia?